Copyright 2017 - Custom text here

CHEMICAL PEELING

CHEMICAL PEELING

 

Chemical peeling adalah metode perawatan skin peeling (pengelupasan kulit) dengan menggunakan bahan kimia yang dioleskan kepada wajah.

Prosesnya adalah pengangkatan kulit mati yang terdapat pada lapisan tanduk, sehingga lapisan yang berada dibawahnya yaitu lapisan stratum lucidum terlihat keluar dikarenakan lapisan tersebut lebih bening. Perawatan ini sangat cocok bagi orang yang ingkin kulitnya kusam karena dapat mencerahkan wajah. Perawatan ini sangat cepat terlihat hasilnya pada kulit wajah. Perawatan ini juga berguna bagi kulit berjerawat karena mengangkat sel kulit mati penyebab tertutupnya saluran keluar kelenjar minyak yang menyebabkan jerawat.

Chemical peeling adalah metode yang aman dan umum digunakan untuk mengobati bekas jerawathiperpigmentasi (Flek)pori-pori besarkerutan haluskulit kusam dan pigmentasi kulit yang tidak merata.

Banyak senyawa yang digunakan dalam Chemical Peeling yang ditemukan di alam, seperti Asam Glycolic (dari keluarga alfa-hyrdroxy) yang berasal dari buah-buahan tertentu dan tanaman. Ini membantu dalam perawatan kulit dengan merangsang kolagen baru dan pertumbuhan kulit dan memungkinkan sel-sel kulit mati jatuh secara alami.

GLICOLIC ACID / Peeling Superficial

Popular disebut “Lunchtime Peel” karena pasien dapat melakukan peeling selama makan siang dan dapat kembali bekerja. Peeling merupakan chemical peeling superficial yang sangat popular karena keefektifan dan mudah digunakan.

Pada tahun 1996 Ditre menunjukkan bahwa AHA secara histology 25% meningkatkan ketebalan kulit, meningkatkan mukopolisakarida dermis, memperbaiki kualitas serat elastin meningkatkan ketebalan kolagen.

Pada faktanya menurut Kim dkk glikolik acid meningkatkan proliferasi fibroblast dan meningkatkan kolagen in vitro. Kadang-kadang digunakan pada pasien acne. Pada satu penelitian didapat juga dapat meningkatkan ketebalan dan kelembutan kulit, tekstur dan kelembaban pada konsentrasi 5-12% lactic acid. Efeknya hanya terbatas pada epidermis tidak sampai dermis.

 

Trikloroasetat acid 10-40%/Cosmopeel/Peeling Medium

 

TCA menjadi populer tahun 1960. TCA 10-15% digunakan untuk diskromia, kerut halus, dan memperluas kulit. TCA 35-40% menyebabkan nekrosis epidermal tanpa toksisitas sistemik.

Reaksi setelah peeling TCA terjadi frosting karena denaturasi protein yang menjadi tanda peeling harus dihentikan. TCA dapat digunakan tunggal atau di kombinasi dengan glycolic acid untuk mencapai lapisan yang lebih dalam. Waktu penyembuhan  TCA 5-7 hari sedang TCA – glikolik acid 7-10 hari.

 

EFEK SAMPING PEELING MEDIUM

 

Pasien harus diinformasikan bahwa kulit mereka akan tampak buruk setidaknya untuk 10 hari setelah peeling medium. Saat 1-2 hari pertama kulit menjadi sedikit merah. Pada hari 3-4 kulit menjadi lebih gelap, hari ke 5 kulit akan terkelupas. Pengelupasan ini berakhir pada hari ke 10. Namun hal ini bisa diminimalisir dengan menggunakan TCA peel dengan konsentrasi rendah.

Kontra indikasi untuk dilakukan peeling medium adalah kulit berjerawat dan kulit tipe gelap, pasien yang baru mendapat terapi laser.

 

Waktu Pemulihan :

Chemical Peeling paling tidak memerlukan waktu pemulihan sekitar 3  s/d. 7 hari.

Tips Chemical Peeling :

  1. Hindari sinar matahari langsung setelah melakukan Chemical Peeling (+/- 3 hari)
  2. Pakailah pelindung matahari (Sun Block)
  3. Hentikan pemakaian cream malam (Night cream) selama 2 s/d 14 hari tergantung kondisi kulit.
  4. Hentikan pemakaian krim malam 2 hari sebelum peeling.
  5. Nutrisi kulit dengan krim post peeling sesuai anjuran dokter.
  6. Lakukan peeling sebulan sekali untuk mendapatkan kulit bersih, cerah, sehat dan selalu tampak muda.

 

Search

f t g m